JAWA POS – Seri
pemungkas MotoGP musim ini di Valencia dua pekan lagi pasti bakal seru.
Valentino Rossi, yang sempat berpikir ingin boikot, mengurungkan niatnya.
Melalui akun
Twitter, rider 36 tahun tersebut menyatakan siap turun membalap di seri
terakhir penentuan juara tersebut. Support yang luar biasa disebut Rossi
sebagai alasan untuk tetap membalap di Valencia. “Terima kasih atas semua
dukungan ini. Membacanya membantuku mengatasi kegetiran dan melepaskan
semuanya. Mulai hari ini kami akan bekerja untuk Valencia,” tulisnya.
So, Valencia
bakal kembali menjadi panggung peperangan “konspirasi Spanyol” melawan Italia.
Istilah itu dicetuskan ayah Rossi, Graziano, yang kemudian dikutip La Gazzetta
dello Sport. Pertempuran tersebut memang seolah mencapai klimaks di MotoGP
Malaysia Minggu lalu (25/10). Namun, sejatinya semua bisa dirunut sejak seri
Australia di Phillip Island (18/10).
Setelah
pertarungan “empat kuda” di Phillip Island, bintang Ducati Andrea Iannone
diserbu kecaman dari para penggemar Valentino Rossi. Dia dianggap ikut membantu
para rider Spanyol untuk memenangi balapan, dan justru mencuri podium ketiga
dari tangan rekan senegaranya itu. Fanpage Iannone dibanjiri komentar sengit.
Padahal, balapan
itu disebut-sebut sebagai yang terbaik sepanjang satu dekade terakhir. Empat
hari kemudian, Kamis (22/10), Rossi membela dia di hadapan puluhan wartawan
sedunia dalam sesi jumpa pers pre-race. “Hujatan kepada Andrea Iannone tidak
datang dari pendukungku yang sejati,” kata pembalap berjuluk The Doctor
tersebut.
Bisa jadi
pembelaan Rossi dalam jumpa pers di Sepang itu dianggap utang oleh Iannone.
Dan, sekarang adalah waktu yang tepat untuk membayarnya. Dia mengunggah foto
perayaan keduanya di atas podium sebagai isyarat support. Foto tersebut
terpajang di laman fanpage Ian none kemarin. Sudah lebih dari 11 ribu “like”
didapat. Jika tindakan itu dianggap sebagai dukungan kepada Rossi, berarti Ian
none adalah rider MotoGP pertama yang membela The Doctor.
Tentu akan sangat
menarik menyaksikan pertarungan blok Spanyol berhadapan dengan Italia di
Valencia nanti. Mereka adalah pembalap-pembalap terbaik MotoGP saat ini.
Pertarungan tersebut harusnya bersih tanpa mencederai sportivitas. Soal
sportivitas itu sedang digugat titel sponsor utama tim Honda MotoGP, Repsol.
Dalam pernyataan resminya, perusahaan yang bermarkas di
Madrid, Spanyol, itu mengecam aksi berbahaya Rossi di Sepang. Tepatnya di
tikungan 14 Sirkuit Sepang yang menjatuhkan pembalap asuhannya, Marc Marquez.
“Sebenarnya, sebagai sebuah perusahaan kami merasa bangga dengan nilai-nilai
yang ada dalam kejuaraan dunia ini: yaitu semangat persaingan dan komitmen para
pembalap,” tulis perwakilan Repsol sebagaimana dikutip Crash. “Tanpa
nilai-nilai itu, tidak masuk akal Repsol berpartisipasi sebagai sponsor,”
lanjut pernyataan tersebut. (cak/c17/na)

No comments:
Post a Comment